Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan

Senin, 07 Februari 2022

PUISI SAMBUT TAHUN BARU


 

MALAMKU


 

KENDAHAN PAGI

 



PENGORBANAN

 

PENGORBANAN

Oleh : Rania Sapta Langit/ 7-E

Waktu berjalan terlewati

Mendidik penerus bangsa ini

Memegang harapan kelak nanti

Demi sepucuk cita-cita meraih mimpi


Awan datang telalu pagi

Hujan rintik mengiringi

Segala cara engkau lewati

Demi menyemai segenggam padi


Hari ini masih pandemi

Berkumandang nyawa tak ada henti

Hanya doa dan berani

Sebagai pelindung diri


Bangsa sedang berbenah diri

Menanti waktu menuai padi

Terimakasih guru kami

Engkau pelita harapan negeri

PANDEMIC

 

PANDEMIC

By: Icha Rohmatul/ 7-C


Manusia merintih ketakutan

Banyak korban berjatuhan

Kematian melanda seluruh dunia

Tanpa memandang umur dan status sosial

Banyak sudah air mata yang menetes

Dari kejauhan, tanpa bertatap muka

Tanpa salam perpisahan


Awalnya semua dalam kedamaian 

Awalnya semua tertawa bahagia

Tapi kenyataan berkata lain

Sejatinya duniapun panik dan cemas

Manusia bimbang dan kebingungan

Manusia menangis akibat kelaparan 

Awalnya tempat ibadah dipenuhi manusia

Kini hanya sebagai gedung tua yang tak berpenghuni



Paramedis rela mengorbankan nyawa mereka

Paramedis rela meninggalkan keluarga

Namun sejatinya mereka sedang menangis

Pemerintah pun panic

Pemerintah pun dilanda kebingungan pandemic ini


Oh Tuhan, dengarkanlah doa dan rintihan kami ciptaanmu

Berilah sedikit cahaya pengasihanmu

Bagi kami yang penuh dengan dosa

Dan ampunilah kami jika selama ini kami jauh dari padamu

Dan berilah kedamaian bagi kami.